Zaharudin

Ini kamarku yang lain, tempatku belajar: berbagi,
menjadi, dan dijadikan; sebuah harapan dari ketiadaan tanpa ingin melampaui tubir keseakanan
Zaharudin: tetaplah setitik do’a
“Sila melihat-lihat, tak perlu rikuh di beranda melulu
Sila menikmati jamuan—oya,
Ada bakul kosong dibawah jendela: isilah
dengan hatimu, senyummu, bisumu, atau
apapun, asal tak kau sentuh dinding kaca itu, ia milikku”

Salam..

9 Responses to Zaharudin

  1. thislearner says:

    wah..pas saya berkunjung ke blognya mas zaharuddin….ini bukan newbie siiih…pengunjung aja udah banyak. Kayaknya saya nih yang berguru..hehehhe

  2. langit11 says:

    assalamualaikum, mampir sore-sore… 🙂

  3. bambang says:

    aduh saya samar sama foto panjenengan. kok gowesnya cuma satu yang di tulis

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s