Monthly Archives: May 2015

Sebuah botol bertuliskan Elizabeth Green Tea

Ada getir yang menggeletar, saat menemukanmu kembali pada pagi yang gugur. Terjebak dalam ruang yang kilau tempat kau menampung titik-titik air mata untuk menyulam pelangi. Udara lampau membisikan elegi, lirih sekali. Memelukku dengan ganjil, lalu melepaskan satu persatu benang perekat … Continue reading

Posted in Berbagi Rasa | Tagged | 1 Comment

Wajah

Kita bisa menemukan cermin pada wajah-wajah orang di jalanan: pada rupa tergesa dengan panji tingi-tinggi, atau muka huru-hara yang berurat keseakanan menunggangi wajah demi wajah, atau wajah bisu para musyafir yang lupa cara membuka mata atau tertinggal bersama hewan gembala, … Continue reading

Posted in Berbagi Rasa | Tagged | Leave a comment

Sebelum senja tiba di beranda

Sebelum pelangi menumpahkan isi dadamu, dan kaki-kaki gerimis melangkah jauh. Sebelum waktu membuat jeda, dan burung-burung merindukan sarang. Sebelum pelukan senja berubah dingin, dan pikiranmu tak sempat memahaminya. Sebelum sepi meriap, dan menjadikanmu teka-teki yang bunyi heningnya paling nyaring. Sebelum … Continue reading

Posted in Berbagi Rasa | Tagged | Leave a comment