Pertapa yang merindukan matahari


hari tak lagi sama,
waktu hanyalah perjalanan teka-teki penyekap bara rindu,
penyulut angin sepi
ada sapa yang kian asing, syukur yang menyublim dalam kabut pagi yang likat
tak ada lagi garis senyum di wajah waktu, simpul yang selalu dicemburui bunga-bunga taman itu
tak ada lagi yang kutemukan selain hamparan detik-detik mati, menyasmitakan sebuah keniscayaan
isyarat mempersila hening mengantarmu pulang
“Sudah tiba saatnya Aku mengambil apa yang menjadi milik-Ku”

ah, berdiri disini, memunguti reruntuk yang dahulu pernah kurengkuh utuh
menjelma embun yang tak pernah letih menanti pagi

18th March 2015

Advertisements

About Zaharudin

Setiap Orang Adalah Raja
This entry was posted in Berbagi Rasa and tagged . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s