Sesuatu yang tertunda


Wahai, Diri! Ingatkah Kau pada dua belas purnama yang melambai kala gerbong terakhir itu berangkat?
:pada senyum cantik, bijak, dan rahasia itu. Pada wajah-wajah buku yang tertunda kecupmu. Pada janji-janji untuk Tuhan-mu. Pada lingkar lengan perempuanmu.
Katamu, angka-angka itu semua baik, indah, dan sarat arti. Namun ganjil selalu memenuhi genap, dan genap selalu bermakna utuh, seperti purnama kedua belas yang mengangkat topi di ujung pertemuan itu.
Semoga.
Bila ganjil hanya mengantarmu pada genap, genaplah yang akan mengejawantahkan segala mimpi. Mimpi-mimpimu, Diri!

2nd January 2015

Advertisements

About Zaharudin

Setiap Orang Adalah Raja
This entry was posted in Berbagi Rasa. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s