Ci dan Aku: Hmm..


“Hmm..”
“Kenapa kau suka sekali dengan Hmm..? Kau membayar semua usahaku dengan satu kata itu, kau menjawab gelisahku dengan kata itu. Dan kau, kau menjadikan kata itu sebagai pelukan atas segala keluhku? Teganya, kau. Menghargai aku dengan sebuah kata, yang bahkan aku sendiri tak tau artinya apa.”
Aku tersenyum dan kukirimi dia emoticon ini 🙂
“Apa kau hendak merayu? Kali ini aku kebal”
“Hihi, kau tak tau artinya Hmm.., Ci?”
“Kau lejar padaku, aku tau itu senjata pemungkasmu!”
” 🙂 ”
Hmm.. yang tidak ada artinya :(”
“Kau tak kan tau artinya Hmm.. jika kau tak mengenalnya, apalagi tau maksudnya.”
“Lantas?”
“Ya, kenalilah dia, masuki dunianya agar kau betul-betul memahaminya.”
“Lalu dari mana aku harus mulai mengenal dia? Dimana dunianya? Pintu masuknya saja aku tidak tau?”
“Coba kau tanyakan pada Hmm..”
“Ah, dia cuma menjawab Hmm.. tak lebih”
“Memang cuma itu kosa kata yang dia punya”
“Jadi Hmm.. itu artinya Hmm.. itu sendiri?”
“Boleh dibilang begitu”
“Kau pun ragu? Bagaimana denganku?”
“Siapa bilang aku ragu! Jika kau beranggapan seperti itu, ya, itulah artinya..”
“Betapa kerdilnya aku terjebak pada dunia Hmm.. yang menjengkelkan ini”
“Selamat. Kau telah memulainya :)”
“Memulai apa?”
“Kau melepas gaun agungmu, angkuhmu itu, Hihi”
“Kau menelanjangiku, Hiks..”
“Apa kau sadar, selama ini kau tak pernah mengindahkan hal-hal yang kau pikir remeh?”
” 😦 ”
“Aku lanjutkan: kau, aku, mungkin seharian ini akan menghabiskan waktu untuk membahas satu kata ini saja: Hmm.. Mungkin, bisa seminggu ini, atau sebulan, selama gaun angkuhmu masih kau kenakan, kita tak akan mendapatkan apa-apa.”
” 😦 ”
“Sudahlah, Ci, tak usah kau jadi pemurung.”
“Aku lanjutkan ya?
” 😦 ”
Hmm.. itu dinamis, Ci. Dia bisa menjadi apa saja, juga bisa bermakna apa saja, tidak terbatas tempat, juga waktu.”
“Tergantung pemiliknya?”
“Betul. Boleh jadi satu waktu memang artinya lejar, seperti katamu. Mungkin juga memang senjata pamungkas, satu waktu bisa juga menjadi sebuah tanya yang tanpa berharap jawaban, ungkapan keraguan, galau, tapi bisa juga suatu ketika bermakna: harapan yang tak pernah putus.”
“Seperti apa?”
“Seperti Hmm.. untuk mengungkapkan segala keindahan yang berpendar memenuhi ruang hati. Dia akan menjadi wakil agung untuk perasaan ini.”
“Kau menggelitikku kali ini”
“Hmm..”
“Apa kali ini artinya: kau sedang jatuh cinta?”
“kali ini artinya: entahlah”
“Hmm..”

Advertisements

About Zaharudin

Setiap Orang Adalah Raja
This entry was posted in Berbagi Cerita and tagged . Bookmark the permalink.

10 Responses to Ci dan Aku: Hmm..

  1. luvzie says:

    hmm…
    menurut kamu apa artinya hmm.. ini?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s