Pekik


Aku memasuki satu masa
Dimana ku ingin.. aku hanya ingin..
Menjadi khalifah adil atas diri
Kerajaanku, hati
Yang di dalamnya ada pekik lembut mengerak
yang membisikkan getaran halus pada dinding-dinding perasa
dan jutaan tangannya hendak menarik,
memapah,
menjegal..
tak peduli kemanapun arahku.
Dan aku tak bisa memahami mengapa palung itu pergi
Palung terdalam tempat berkumpulnya harapan, yang hendak ku rayu
Untuk sebuah legitimasi.
Kali ini
Aku ingin, aku hanya ingin..
Memeluk erat pekik lembut mengerak itu
Agar tubuhnya luruh sepenuhnya dalam rasa dan larut dalam heningku
Mencumbu setiap inginku
hingga utuh memahami apa yang selama ini ku rindu.
Bukan, bukan kau pekik lembut mengerak
Bukan pula dia, palung terdalam (penguasa pangkal keinginan)
Bilapun nanti kau permaisuriku
Aku tetap ingin, aku tetap merindu..
Tak usah kau meradang!
Tanggalkan saja seluruh yakut keluhmu itu!
Tidakkah kau tahu,
aku telah merindu, jauh sebelum ruhku ditiupkan..
Aku merindu, mencinta pemilikmu
Dia, pemilik segala-segala
Tidakkah kau mengerti, aku ingin jatuh cinta
Agar ku mampu berdiri tegak di kerajaan ini
Seperti alif-Nya, yang selalu tegak
Menyatu dalam cinta
seperti ingin-Nya, bukan inginku

Advertisements

About Zaharudin

Setiap Orang Adalah Raja
This entry was posted in Berbagi Rasa and tagged . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s